Kadang yg kita ingat hanyalah HAK,
sementara KEWAJIBAN terlupakan..
Mampukah kita menyelaraskan hak & kewajiban ???
Kadang yg kita ingat hanyalah HAK,
sementara KEWAJIBAN terlupakan..
Mampukah kita menyelaraskan hak & kewajiban ???
“Disaat TANGAN KANAN memberi, TANGAN KIRI tidak tau”. Rasanya ungkapan ini juga tidak lagi kita rasakan disaat ini. Apakah terlupakan, atau memang dilupakan ? Dapat kita lihat disaat sekarang, jangankan tangan kiri, sedunia pun bisa tau klo ada dermawan yg sedang menyumbangkan sebagian hartanya. “Utk popularitas katanya…!” Padahal katanya klo beramal itu dgn hati tulus & ikhlas, bukan dgn kesombongan. Jika orang2 yg slalu dicontoh, mencontohkan hal seperti itu, pantaslah orang2 yg senang mencontoh mengikuti hal yg sama. Untuk merubah orang2 yg sudah dewasa, sepertinya tak mudah. Mungkin yg sekarang mesti dilakukan adalah mengajarkan anak kecil agar disaat TANGAN KANAN memberi, maka TANGANG KIRI jangan sampai tau… Biasanya anak kecil lebih bisa mengamalkan hal kebaikan yg diajarkan oleh orang dewasa. Lantas bagaimana dgn kita yg mengaku sudah dewasa…? Masa kalah dgn anak kecil…!
Perbedaan itu indah..
Jika semua sama, dunia tak kan berwarna..
Lihatlah pelangi, bayangkan jika pelangi satu warna, merah saja misalnya..
Maka pelangi tak kan menjadi simbol keindahan lukisan alam..
Kita tak akan kenal cantik, jika tak mengenal jelek..
Kita tak akan kenal baik, jika tak ada jahat..
Mengapa perbedaan pendapat tidak dibuat indah???
Perbedaan itu indah. Jika semua sama, dunia tak kan berwarna.
Lihatlah pelangi, bayangkan jika pelangi satu warna, merah saja misalnya.. Maka pelangi tak kan menjadi simbol keindahan lukisan alam..
Kita tak akan kenal cantik, jika tak mengenal jelek..
Kita tak akan kenal baik, jika tak ada jahat..
Mengapa perbedaan pendapat tidak dibuat indah???
Komentar Untuk Hati